Beasiswa BSSO: Menjaga Asa Pendidikan dari Kalimantan Selatan


Kalimantan Selatan | 2017–2018

Tahun 2017 menjadi fase yang tidak mudah bagi Saidah dan Rizal, dua anak muda dari Kandangan, Kalimantan Selatan. Di tengah semangat mereka untuk terus bersekolah, realitas ekonomi keluarga menghadirkan batas yang nyata. Bukan kurang kemauan, tetapi keterbatasan yang nyaris memaksa mereka berhenti melangkah.

Melalui program Beasiswa Sedekah Oksigen (BSSO), keduanya mendapatkan dukungan—bukan hanya dalam bentuk bantuan finansial, tetapi juga pendampingan relawan yang konsisten. Ada obrolan, ada dorongan, ada penguatan bahwa mimpi mereka layak diperjuangkan.

Perjalanan itu tidak sia-sia. Dengan usaha dan ketekunan, Saidah dan Rizal berhasil diterima di salah satu universitas di Kalimantan Selatan. Satu tahun kemudian, pada tahun ajaran berikutnya, mereka memperoleh beasiswa Bidikmisi, sebagai pengakuan atas semangat dan prestasi yang terus mereka jaga.

Dengan diterimanya beasiswa Bidikmisi, maka Saidah dan Rizal resmi lulus dari program BSSO. Sebuah titik yang bukan akhir, melainkan tanda bahwa mereka siap berjalan lebih mandiri.

Kami percaya, bantuan terbaik bukan yang membuat seseorang bergantung, tetapi yang menguatkan hingga ia bisa berdiri sendiri.
Di Kalimantan Selatan, kami kembali belajar:
bahwa ketika satu anak diberi kesempatan,
harapan bisa menjalar lebih jauh dari yang kita bayangkan.

Terima kasih para donatur dan relawan.
Doa-doa kalian menjadi bagian dari setiap langkah mereka.

Melukis senyum di wajah Indonesia—kali ini dari Kalimantan Selatan.

Leave a Reply

Discover more from Sedekah Oksigen

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading