





Banjir besar yang melanda Kota Bekasi pada 21 April 2016 akibat meluapnya Kali Bekasi dan sungai di sekitarnya termasuk salah satu kejadian bencana yang merendam puluhan perumahan dan pemukiman warga. Air sempat naik hingga mencapai 250–300 cm bahkan di beberapa titik terdalam mencapai sekitar 4 meter, sehingga ribuan rumah dan jalan terendam, memaksa warga dievakuasi dan mengungsi demi keselamatan diri mereka. Diperkirakan lebih dari 9.000 jiwa menjadi korban banjir di berbagai wilayah seperti Jatiasih, Jatimurni, Pondok Gede Permai dan kawasan lain di Bekasi pada peristiwa itu. Liputan6+1
Di tengah upaya pemulihan yang masih berjalan, Sedekah Oksigen menjawab kebutuhan nyata yang muncul dari lapangan. Selain bantuan awal seperti peralatan kebersihan, kali ini bantuan Tahap II difokuskan pada kebutuhan dasar sehari-hari yang sering terlupakan setelah banjir surut—lembaran hidup yang kembali harus dibangun dari nol.
Relawan menunjuk berbagai jenis bantuan yang dikirimkan langsung ke warga terdampak, antara lain:
- Diaper untuk bayi dan balita,
- Mukenah untuk kegiatan ibadah sehari-hari,
- Al-Qur’an sebagai pegangan spiritual,
- Pakaian anak dan dewasa yang layak dipakai,
- Peralatan mandi dan kebersihan seperti sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi dan shampoo.
Bantuan yang disiapkan bukan hanya sekadar barang, tetapi juga berakar pada pemahaman bahwa setelah bencana, kehidupan harus kembali berjalan: kebutuhan fisik, kebersihan, hingga kenyamanan spiritual warga tetap harus diperhatikan.
Dalam beberapa hari sebelumnya, pada hari Jumat, tim relawan juga sudah mengirimkan peralatan kebersihan seperti sapu, sweeper karet, alat pel, dan pembersih lantai untuk membantu proses pembersihan rumah dan lingkungan yang dipenuhi lumpur dan sisa air banjir. Ini merupakan bagian penting dari fase pemulihan, di mana setiap alat menjadi bagian dari usaha warga untuk menata kembali kehidupan mereka.
Ucapan terima kasih yang tulus disampaikan kepada semua donatur dan relawan yang telah ikut berkontribusi dalam rangkaian bantuan ini. Kontribusi mereka menjadi bagian dari proses panjang pemulihan pascabanjir, di mana setiap dukungan, sekecil apa pun, bernilai besar bagi mereka yang baru saja melalui masa sulit. Semoga segala bentuk kebaikan ini mendapat berkah dan ganjaran yang baik dari Allah SWT. Aamiin.

Leave a Reply