Kabut Asap 2015: Napas Harapan di Puskesmas Muara, Tabalong


Tahun 2015 menjadi salah satu tahun yang paling berat bagi banyak wilayah di Indonesia akibat bencana kabut asap. Salah satunya dirasakan hingga Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan—wilayah yang jaraknya sekitar 1.000 km dari Jakarta, ditempuh dengan kombinasi penerbangan dan perjalanan darat yang tidak singkat.

Kabut asap kala itu bukan hanya mengaburkan pandangan, tapi juga mengganggu aktivitas kesehatan dan pelayanan publik. Di Puskesmas Muara, Tabalong, tenaga kesehatan berada di garis depan: melayani masyarakat dengan keterbatasan alat, menghadapi lonjakan keluhan pernapasan, sambil tetap bertahan di lingkungan yang udaranya tidak bersahabat.

Pada 28 Oktober 2015, Sedekah Oksigen hadir menyalurkan tabung oksigen portabel sebagai bentuk dukungan nyata. Bantuan ini diterima dengan penuh rasa syukur—bukan semata karena barangnya, tetapi karena kehadiran dan perhatian dari saudara jauh yang peduli. Di tengah kondisi darurat, oksigen menjadi bukan sekadar alat, melainkan napas harapan.

Ekspresi para tenaga kesehatan hari itu sederhana, tapi kuat: lega, haru, dan merasa tidak sendirian. Di tempat sejauh Tabalong, bantuan kecil bisa bermakna besar. Dan di tengah kabut yang pekat, solidaritas menjadi udara yang paling menenangkan.

Sedekah Oksigen percaya, jarak bukan penghalang untuk hadir, selama kepedulian tetap dekat di hati.

Leave a Reply

Discover more from Sedekah Oksigen

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading