Pendidikan Anak Nelayan di Cilacap: Harapan dari Pembagian Tas Sekolah di SDN Cilacap 07


Di sebuah perkampungan nelayan di pesisir Cilacap Selatan, berdiri SD Negeri Cilacap 07. Sekolah ini sederhana, jauh dari gambaran sekolah “ideal” di kota. Namun setiap pagi, anak-anak tetap datang dengan seragam rapi, sebagian dengan tas lama yang warnanya sudah pudar, resletingnya mulai macet, dan bahannya menipis dimakan waktu.

Mayoritas murid di sekolah ini berasal dari keluarga nelayan. Penghasilan orang tua mereka sangat bergantung pada cuaca dan musim. Saat laut bersahabat, dapur bisa mengepul. Saat ombak tinggi atau angin tak menentu, sekolah sering menjadi pilihan kedua setelah kebutuhan makan harian.

Realitas ini membuat pendidikan kerap berada di posisi rapuh. Bukan karena orang tua tak peduli, tetapi karena hidup sering memaksa mereka memilih yang paling mendesak.

Melalui pembagian 50 tas sekolah untuk siswa SDN Cilacap 07, Sedekah Oksigen ingin menyampaikan pesan sederhana namun penting:
sekolah adalah hak setiap anak, tanpa syarat ekonomi.

Tas mungkin terlihat sederhana. Namun bagi anak-anak ini, tas baru adalah simbol bahwa mereka pantas datang ke sekolah dengan percaya diri. Bahwa mereka tidak tertinggal. Bahwa ada orang-orang yang peduli pada perjalanan mereka, meski tidak mengenal mereka secara pribadi.

Bagi keluarga nelayan, pendidikan adalah satu-satunya jalan panjang yang masuk akal untuk keluar dari siklus keterbatasan. Laut memberi kehidupan hari ini, tetapi sekolah membuka kemungkinan untuk masa depan yang lebih stabil, lebih aman, dan lebih berdaya.

Bantuan ini bukan solusi instan. Tidak serta-merta mengubah kondisi ekonomi keluarga. Namun ia adalah penegasan sikap: bahwa pendidikan harus terus diusahakan, bahkan ketika hidup terasa berat.

Terima kasih kepada para donatur yang telah menghadirkan lebih dari sekadar tas.
Kalian menghadirkan harapan, martabat, dan alasan untuk terus bermimpi bagi anak-anak pesisir Cilacap.

Leave a comment